Taman Sari


Taman Sari didirikan pada tahun 1756 dan selesai tahun 1965 yang berkonsep laut buatan ,ide dari Pangeran Mangkubumi(Hamengkubuwono 1),dan Raden Ronggo Prawirosentika(bupati Madiun) sebagai arsiteknya dan Demang Tegis(seorang berkebangsaan partugis yang kemudian diberi gelar oleh kerajaan)sebagai tenaga ahlinya.Relief-relief bergaya arsitektur Eropa,Cina,Hindu,Budha,dan Islam.1Taman Sari ini dibangun untuk sarana rekreasi bagi keluarga kerajaan khususnya keluarga Kraton.Sultan Hamengkubuwono 1-3 tinggal disitu.Letak Taman Sari ada disebelah utara pasar ngasem dan Kraton Pulau Kenangan,disebelah barat terdapat Masjid Taman Sari yang berada di dalam tanah dengan kedalaman 5 m dan berbentuk lingkaran,berlantai 2 dan ditengak terdapat Sumur Gumuling untuk wudhu.Lantai pertama untuk permaisuri dan lantai dua untuk Sultan.Selatan masjid ada sbuah terowongan sepanjang +25km yang mnuju ke Parang Kusuma pantai selatan,yang digunakan untuk penyelamatan jika perang terjadi.

Diselatan terdapat Pulau Penabung,disebut pulau penabung karena berada diatas laut buatan,dapat dicapai dengan berjalan dibawah terowongan sepajang 200m.Konon pulau ini digunakan Sultan untuk semedi pada Tuhan Yang Maha Kuasa.

Disebelah selatan juga terdapat kolam pemandian yang membujur dari utara-selatan yang khusus digunakan untuk pemandian putra dan putrid Sultan=”umbul kakawin”.Dibagian tenagn kolam pemandian untuk permaisuri “umbul pamuncar”.Dan selatanya adalah peandian Sultan “umbul panguras”.Dan diantara pemandian itu terdapat gedung cemeti tempat pusaka kraton.

Banguna bertype U di selatan kolam pemandian jika dilihat dari arah utara adlah tempat tidur permaisuri,bangunan yang tediri dari 10 kamar.Sedangkan sebelah utara adalah tempat tidur Sultan dengan 2 bagian,bagian pertama sebelah timur berupa tempat tidur bamboo yang berada diatas kolam,ini digunakan untuk semedi Sultan selama 40 hari dengan puasa untu bertemu dengan Nyai Roro Kidul dan patihnya.Bagian kedua yaitu sbelah barat tempat tidur Sultan.

Awal masuk Taman Sari dari arah barat ada Gapura Agung,didepanya adalah 4 gedung kembar disebut tempat paseban(penjagaan) abdi dalem.Gapura kedua menuju ke kolam pemandian “Umbul Pamuncar”.Timrnya ada Gapura Panggung”.Diantara gapura tersebt ada gedung kembar untuk menyimpan gamlan,dan digunakan saat Sri Sultan duduk di depan Gapura Agung.2

Sultan akan masuk ke area Taman Sari dengan menggunakan perahu pribadinya,dari arah tenggra sampai ke perempatan kota sekarang dan dinamakan Segaran yang berarti laut buatan (berasal dari bahasa Jawa).Dan sekarang daerah ini dinamakan Suryoputran.Dan namanya sekarang plengkung Taman Segaran3

        Terdapat pula Kraton Pulau Kenanga(carangium odotatum) dbagian utara.Nama Kraton ini dimbil dari nama 2 pohon kenanga yang ada I dekat kraton,dan pohon iyu sellu memancarkan bau yang harum.4

   Taman Sari dibuka setiap hari mulai jaim 09.00-15.30 WIB.Bea masuk Taman Sari Rp.3000; @orang.Disana juga ada Guide local untuk membantu kita menelusuri Taman Sari.Kalau kita berjalan sendiri belum tentu kita sampai di Masjid Tmana Sari,dan Kraton Pulau Kenongo karena letaknya yang tidak satu komplek sekarang terdapat banyak rumah penduduk disekelilingnya(rumah abdi Dalem).Itu dapat menyusahkan kita untuk mencapai Masjid dan kraton karena melewati gang kecil diantara rumah warga.Selain itu bangunan-bangunan yang ada tanpa keterangan dan nama.Maka sebaiknya kita menggunakan jasa guide

            Bangunan Taman Sari sekarangpun terawat dengan indah,kolam pemandian yang bersih,keadaan ruangan yang bersih.Tapi pada Bangunan Kraton Pulau Kenanga hanya tinggal puing-puing saja.Gempa Jogjatahun 2006 juga memperparah kondisi bangunan di Taman Sari.Atap masjid ada yang runtuh,kraton pulau kenanga runtuh yang sekarang hanya puing saja,Gapura Agung sekarang disangga belakangnya akibat gempa jogja.maklum saja bangunan Taman Sari ini tidak menggunakan besi penyangga,apalagi semen.Sehingga getaran sedikit dapat merusak bangunan.

Rumah –rumah yang berada disekitar Taman Sari tanpa ada pagar yang memisahkannya membuat Taman Sari kurang elok dipandang.Dibagian depan taman Sari dekat dengan pasar Ngasem saat ini sedang dibangun tempat foodcourt.Yang bertujuan para wisatawan Taman Sari dapat juga menikmati makanan di foodcourt itu.

Bangunan Taman Sari juga sering digunakan untuk syuting film,dan foto-foto prewedding dll.

Taman Sari dari  zaman 200 tahun lalu smpai sekarang masi sama.Walaupun sekarang fungsinya berbeda menjadi tempat wisata,sebagai monument.Abdi dalem yang tinggal dilingkungan Taman Sari dapat mmperoleh keuntungan juga dari Taman Sari,mereka dapat menjadi guide,rumah-rumah mereka digunakan untuk foodcourt dan galeri seni.disitu pengunjung dapat sekalian berbelanja souvenir. Mungkin juga sebaiknya ada arah pola pengunjung agar wisatawan tidak bingung dalam mencari satu bangunan dengan bangunan yang lain.

Diharapkan juga akan ada perbaikan untuk Taman Sari pasca gempa tahun 2006 lalu. Dan banyak lagi wisatawan yang datang untuk melihat nya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s